Kamis, 08 September 2016

Kelompok 4

  1. Kiki Rahmawati
  2. Nurlaela Rahdatul
  3. Mahadetya
  4. Cahyadin
  5. Arya Purwocaraka
  6. Rizky Jahidu
Materi Yang Di Jelaskan " Kehidupan Zaman Pra aksara"
      Masa praaksara adalah masa sebelum manusia mengenal tulisan. Masa praaksara di Indonesia terbagi menjadi dua zaman, yaitu zaman batu dan zaman logam. Zaman batu adalah zaman disaat manusia masih menciptakan alat-alat dari batu karena belum memiliki teknologi yang baik. Zaman batu dibagi lagi menjadi 4 periode, yaitu zaman batu tua (paleolithikum), zaman batu madya (mesolithikum), zaman batu muda (neolithikum), dan zaman batu besar (megalithikum). Zaman logam adalah zaman dimana manusia sudah mulai mengenal dan meciptakan alat-alat dari perunggu dan besi. 

> Zaman Paleozoikum :

Zaman primer atau Paleozoikum berlangsung selama 340 juta. Makhluk hidup yang muncul pada zaman ini seperti mikro organisme, ikan. amfibi, reptil, dan binatang ampfibi yang tidak bertulang punggung. Meskipun zaman primer berakhir, namun kehidupan terus berkembang, sehingga memasuki zaman baru.
>Zaman Mesozoikum :
Zaman sekunder atau Mesozoikum berlangsung kira-kira 140 juta tahun. Pada zaman pertengahan ini jenis reptil mencapai tingkat yang terbesar, sehingga zaman ini sering disebut juga dengan zaman reptil.
> zaman Neozoikum :
Zaman hidup baru atau Neozoikum dibedakan lagi menjadi dua, yaitu zaman ketiga (tersier) dan zaman keempat (kuartier), selengkapnya sebagai berikut :
1) Zaman ketiga (Tersier)
Zaman ketiga atau tersier berlangsung sekitar 60 juta tahun. Yang terpenting, pada zaman ini ditandai dengan berkembangnya jenisbinatang menyusui seperti jenis primata, misalnya kera.
2) Zaman keempat (Kuartier)
Zaman keempat atau kuartier ditandai dengan adanya kehidupan manusia sehingga merupakan zaman terpenting. Zaman kuartier dibagi lagi menjadi dua zaman, yaitu zaman Pleistosen dan Holosen.

Rabu, 24 Agustus 2016

kelompok 3

  1. Arif Nur Rochman
  2. Eko
  3. Muhammad Rifqi
  4. Ronggo
  5. Salas Sepakardianto
materi yang dibahas ;
Sejarah Asal Usul Nenek Moyang

1. Teori Yunnan

Teori ini menyatakan bahwa asal-usul nenek moyang kita berasal dari Yunnan, China. Teori ini didukung oleh Moh. Ali, yang berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari daerah Mongol yang terdesak oleh bangsa-bangsa yang lebih kuat sehingga melakukan migrasi menuju ke selatan.

2. Teori Nusantara
Teori Nusantara menyatakan bahwa asal usul bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri, bukan dari luar. Teori ini didukung antara lain oleh Muhammad Yamin, Gorys Keraf, dan J.Crawford. 

4. Teori Out of Africa
Teori ini menyatakan bahwa manusia modern yang hidup sekarang berasal dari Afrika. Dasar dari teori ini adalah berdasarkan ilmu genetika melalui penelitian DNA mitokondria gen perempuan dan gen laki-laki. Menurut ahli dari Amerika Serikat, Max Ingman, manusia modern yang ada sekarang ini berasal dari Afrika antara kurun waktu 100-200 ribu tahun lalu. Dari Afrika, mereka menyabar ke luar Afrika. Dari hasil penelitian Ingman, tidak ada bukti yang menunjukan bahwa gen manusia modern bercampur dengan gen spesies manusia purba.

sekian dari saya terima kasih 

Kamis, 11 Agustus 2016

Perkembangan Kehidupan Masyarakat Berburu Hingga Munculnya Masyarakat Pertanian Di Indonesia Kelompok 2

Assalamualaikum Wrb ...
Jum'at 05 Agustus 2016 Kemarin, kelompok 2 presentasi tentang"Perkembangan Kehidupan Masyarakat Berburu Hingga Munculnya Masyarakat Pertanian Di Indonesia" kelompok 2 itu anggotanya ada Febrian Valentine,Dhimas Aditya,Muhammad Dimas Nazhif R,Muhammad Kabil,Muhammad Sultan Al Jamil dan Ishan Maulana.  


Disini saya akan menjelaskan secara singkat, beberapa hal tentang "Perkembangan Kehidupan Masyarakat Berburu Hingga Munculnya Masyarakat Pertanian Di Indonesia" hasil pengamatan saya setelah melihat hasil presentasi kelompok 2 .

Perkembangan Kehidupan Masyarakat Berburu Hingga Munculnya Masyarakat Pertanian Di Indonesia

Masa Pra Aksara adalah masa dimana manusia pada saat itu belum mengenal yang namanya tulisan, 
  • Jenis Manusia Purba Yang Ada Di Indonesia :
Meganthropus Paleojavanicus 
meganthropus paleojavanicus adalah manusia purba yang memilik badan besar dan tua yang hidup dijawa 
Pithecanthropus Erectus 
pithecanthropus Erectus adalah jenis manusia purba yang meyerupai kera tegak berdiri dan memiliki tinggi sekitar 165-180 cm 
Homo,
homo adalah jenis manusia purba yang memiliki beberapa jenis yaitu homo soloensis, homo wajakensis dan homo sapiens.  keadaan dan ciri fisik mereka lebih sempurna dibanding Manusia purba sebelumnya.
  • Alat -alat Kehidupan Pada Zaman Pra Aksara :           
-           Chopper
-         Chopping tool
-         Anak panah
-         Alat alat dari tulang belulang
·        Masa Bercocok Tanam Pada Zaman Pra Aksara :
setelah manusia bertempat tinggal menetap dan bermukim, mereka mengenal bercocok tanam. Mereka mulai menanam jenis tanaman yang sekiranya menghasilkan bahan makanan. Mereka melakukan kegiatan berladang. Untuk mengembangkan kegiatan berladang, manusia membuka ladang-ladang baru. cara hidup manusia dengan food producing terus berkembang dan mengalami peningkatan. Hal ini didorong oleh makin meningkatnya jmlah penduduk. 
·        System kepercayaan awal manusia pada zaman purba :
1.    Kepercayaan Terhadap Roh Nenek Moyang
2.    Kepercayaan Bersifat Animisme
3.    Kepercayaan Bersifat Dinamisme
4.      Kepercayaan Bersifat Monoisme
   Kesimpulannya : 
   pentingnya mengetahui perkembangan kehidupan masyarakat berburu hingga munculnya pertanian di Indonesia, untuk mempelajari atau mendalami cara kehidupan masa lalu agar dimasa depan kita dapat dengan mudah melakukan suatu perkerjaan untuk kehidupan masa depan .
   
   sekian dari saya terima kasih 
   Wassalamualikum wrb.  
   

Sabtu, 30 Juli 2016

Diakronik & Sinkronik

Cara Berpikir diakronik & sinkronik

    sebelum mengetahui lebih dalam, kita akan membahas pengertian diakronik dan sinkronik terlebih dahulu . 

1.    pengertian diakronik & sinkronik :

Diakronik adalah kemampuan memahami peristiwa dengan melakukan penelusuran pada masa lalu.sedangkan, Sinkronik adalah memahami suatu peristiwa dengan mengabaikan aspek perkembangannya. 

2.    cara berpikir diakronik & sinkronik :

cara berpikir yang bersifat diakronik, biasa sama dengan cara berpikir sejarah karena cara berpikir tersebut memanjang dalam waktu dan mementingkan proses terjadinya suatu peristiwa . sedangkan cara berpikir yang bersifat sinkronik, sama dengan berpikir seperti ilmu ilmu sosial. karena cara tersebut hanya melebar didalam ruang saja dan hanya mementingkan pada satu peristiwa saja.

Jadi dapat disimpulkan, cara berpikir diakronik dan sinkronik, pada umumnya berbeda . walaupun berbeda, keduanya mempunyai keterkaitan satu sama lain. kita tidak akan mengetahui sejarah Indonesia tanpa adanya pemikiran secara diakronik dan sinkronik. oleh karena itu, cara berpikir diakronik dan sinkronik masih mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia .